Abang tak sayang bini…

Nampak di FB, kawan saya sangat lovey dovey dengan isterinya. Hampir setiap masa ada sahaja komen mereka berdua. Hampir sepanjang masa ada saja lagu ditujukan.

Maka saya pun terus berkata pada suami dengan nada menyindir, “Abang tak sayang bini.”

Ada beberapa kali saya tertinggal di beakang bila kami mula naik basikal. Dia berada jauh di hadapan. Maka saya marah-marah dan berkata, “Abang tak sayang bini.”

Bila suami tak lagi memegang tangan bila berjalan bersama, saya mula berkata lagi, “Abang tak sayang bini.”

Tapi seminggu lepas, sewaktu saya berbual dengan adik saya melalui skype, adik saya bertanya, “Tak balik kampung ke tahun ni?”

Saya menjawab, “Tak sebab tak ada duit.”

Adik saya berkata lagi, “Kalau gitu suami kau je lah balik.”

Terus spontan saya menjawab,”Dia tak balik, sebab dia sayang bini.”

Alangkah malunya diri saya, selama ini suami selalu di sisi saya. Rupanya dia sayang bini bila dia selalu memberikan pertolongan semasa saya rasa kesusahan menyiapkan kerja, membasuh pinggan selepas saya masak, memandikan anak, mengemas rumah, membasuh baju, masak nasi, buat kopi, masak breakfast, siapkan anak ke sekolah, dan macam-macam lagi.

Saya pulak, sayang ke suami saya?

p/s; Bersyukur ada suami memahami!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: